Tiga Taktik Utama Merger dan Akuisisi


Terdapat tiga taktik utama dalam merger dan akuisisi, yaitu:

1. Sinergi: Pemotongan Biaya dan Peningkatan Pendapatan Sinergi melalui pemotongan biaya dan peningkatan pendapatan merupakan taktik paling populer dan sederhana dalam M&A. Taktik ini digunakan ketika mengakuisisi kompetitor atau bisnis serupa yang dikenal baik. Mengurangi biaya personel atau operasional yang tidak dibutuhkan untuk meningkatkan kontribusi keuntungan, atau mengembangkan produk baru yang akan meningkatkan pendapatan, umum dipakai saat merger perusahaan.

2. Efek Angsa: Menurunkan risiko atau meningkatkan pertumbuhan Kesepakatan M&A terkadang dapat meningkatkan nilai pengakuisisi dengan cara mengubah persepsi pasar menjadi lebih baik, sebagaimana ungkapan “merubah itik buruk rupa menjadi angsa yang cantik”. Terdapat dua pendekatan untuk mengubah persepsi, yaitu menaikkan tingkat pertumbuhan atau mengurangi risiko perusahaan. Perusahaan yang memiliki pertumbuhan rendah dapat menambah daya tarik pasar dengan cara mengakuisisi perusahaan yang memiliki pertumbuhan cepat. Perusahaan yang beroperasi di pasar berisiko tinggi dapat dipersepsi berisiko rendah dengan cara mengakuisisi perusahaan berisiko pasar yang rendah.

3. Arbitrase: Perusahaan besar membeli perusahaan kecil Arbitrase merupakan metode mengambil keuntungan dari perbedaan harga dua pasar. Perusahaan besar membeli perusahaan kecil di suatu pasar dengan harga lebih rendah dan menjualnya di pasar lain dengan harga lebih tinggi. Sebagai contoh, pengakuisisi membeli saham di nilai 5× EBITDA di pasar perusahaan kecil dan menjualnya 10× EBITDA di pasar perusahaan besar sehingga menciptakan arbitrase tanpa risiko.

Untuk pembahasan lengkapnya Anda bisa baca di buku “M&A Playbook – Penjelasan Lengkap Merger dan Akuisisi”, dengan penulis Jeami Gumilarsjah, ST, MBA, CMAP, CMA&I; dan penerbit PPM Publishing.

Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square

© 2020 by Bhivestama