© 2019 by Bhivestama

Motivasi Industri dalam Merger dan Akuisisi

 

Globalisasi membuat persaingan semakin ketat, memaksa perusahaan untuk memperkuat dan memperluas akses ke pasar, sumber pasokan baru, dan saluran distribusi. Motivasi industri diklasifikasikan menjadi:

  • Kekuatan Pasar. Sebagian besar M&A didorong oleh keinginan untuk menguasai pasar dan mengurangi persaingan pasar sehingga perusahaan dapat mempertahankan atau meningkatkan harga jual produk atau jasa untuk meningkatkan margin.

  • Respons Strategis. Kebutuhan mengatur ulang perusahaan dalam menanggapi perubahan lingkungan eksternal. Sebagai contoh, siklus produk atau jasa mendorong pengembangan produk atau jasa baru, apabila dilakukan sendiri akan membutuhkan waktu lama sehingga merger dengan perusahaan yang sudah menguasai teknologi atau pasar baru akan lebih efektif.

  • Diversifikasi. M&A untuk diversifikasi didorong oleh keinginan perusahaan untuk memasuki pasar atau industri baru ketika perusahaan tidak atau sedikit memiliki pengalaman terhadap industri yang dimasukinya.

  • Pertimbangan Pajak. Perusahaan yang memiliki kerugian pajak dapat mengakuisisi perusahaan yang menghasilkan laba untuk memanfaatkan kerugian pajak, atau sebaliknya.

 

 

Untuk pembahasan lengkapnya Anda bisa baca di buku “M&A Playbook – Penjelasan Lengkap Merger dan Akuisisi”, dengan penulis Jeami Gumilarsjah, ST, MBA, CMAP, CMA&I; dan penerbit PPM Publishing.

 

 

Please reload

Featured Posts

Rahasia Sukses Google dalam M&A

August 18, 2016

1/5
Please reload

Recent Posts

September 5, 2016

September 4, 2016